Idenya gila tapi masuk akal. Di saat komputer telah tersambung dengan koneksi broadband atau kecepatan tinggi, internet pun dapat diunduh. Dengan demikian, para pengguna komputer tetap dapat mengakses internet tanpa harus online sekalipun.
Tentu saja, tidak semua situs mampu disimpan, kecuali Anda memiliki media penyimpan yang teramat besar. Bekerja sama dengan Acer, sebuah perusahaan start-up bernama Webaroo menyediakan solusi bagi para pengguna internet untuk dapat selalu menyimpan situs-situs yang sering dikunjunginya.
Mereka mengembangkan proses pemampatan file agar situs-situs tersebut dapat disimpan dengan efektif dan efisien di dalam komputer atau notebook. Software buatan Webaroo, yang bebas untuk digunakan, didesain untuk mengakses internet secara offline. Mekanisme yang dikembangkan mirip dengan sistem penyimpanan web cache yang telah disediakan oleh browser web seperti Internet Explorer.
"Webaroo menyediakan akses web yang saling berkaitan secara offline bagi Anda," kata Bradley Husick, presiden Webaroo. Dengan demikian, pengalaman mengakses internet secara offline ini tetap mirip dengan versi online-nya.
Karena tidak dapat mengarsip hasil pencarian seperti Google, Webaroo mebuat mesin pencarian sendiri. Saat pemakai komputer membuka jendela webnya, kotak pencarian dari Webaroo akan muncul.
Teknologi yang dikembangkan Webaroo akan mengumpulkan dan memampatkan data-data yang sering diakses pengguna komputer. Situs-situs dan data yang terkait ini kemudian dikumpulkan dan disimpan di lokasi penyimpan yang kosong dengan rasio pemampatan 25.000 berbanding 1.
"Bayangkan seperti Anda menyimpan file gambar dengan kompresi JPEG; ruang penyimpan yang dibutuhkan 40 persen lebih kecil daripada ruang penyimpan untuk file yang tidak dimampatkan," kata Husnick. "Dengan proses seleksi kami, data hanya membutuhkan ruang penyimpan 25.000 persen lebih kecil daripada kebutuhan sebelumnya."
Webaroo juga menyediakan paket web yang berisi berbagai subjek, misalnya kota-kota besar di dunia, New York atau Taipei. "Kami juga akan menyediakan seluruh halaman wikipedia dalam paket yang segera keluar dalam beberapa minggu lagi," kata Husnick.
Sedangkan, penggunanya dapat membuat perpustakaan yang berisi web yang sering dikunjunginya. Ketika pengguna terhubung ke internet, software Webaroo akan segera meng-update halaman-halaman web yang ada di sana.
Mereka tidak akan menghapus banner iklan, namun akan menjual berbagai halaman offline sebagai layanan tambahan bagi pengguna yang menginginkan. "Jadi, jika sebuah iklan terdapat di halaman dan telah disimpan di cache, ia akan tetap muncul meskipun dalam keadaan offline," kata Husnick.
Bedanya, lanjut Husnick, iklan-iklan tersebut tidak dapat di-klik atau dilihat halaman terkaitnya. Webaroo akan mencari keuntungan dengan menjual halaman-halaman iklan yang masuk ke dalam situs offline yang disediakannya.
Pada tahap awal, perusahaan pembuat komputer dan notebook Acer telah sepakat untuk meng-install software Webaroo pada seluruh notebook buatannya. Aplikasi tersebut relatif ringan dan menyediakan pilihan bagi pengguna untuk mengatur kebutuhannya.
Sumber : www.Kompas.com (Silahkan Kunjungi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar